Semesta Kata. A blog by Asri Ayu Nuryani.

Thursday, September 04, 2014

Ini hariku yang ke dua di “rumah keduaku”. Sebetulnya tak tega menyebut kamar kosku ini sebagai rumah kedua. Karena bagiku, rumah yang sesungguhnya adalah rumah yang di dalamnya bernaung keluarga sederhana namun sempurna dengan kesederhanaan itu. Dan rumah itu bukan di sini. Takkan pernah ada rumah kedua bagiku.

Aku hanyalah satu dari sekian orang yang terpisah dari kedua orangtua untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit ilmu pengetahuan. Kisahku belum ada apa-apanya dibanding kisah mereka yang lebih dulu berjuang memperoleh pendidikan di perguruan tinggi.

Mungkin ruangan ini akan penuh dengan tangis. Tangis yang pecah tak terbendung saat ingat kampung. Tangis rindu pada orang-orang terkasih. Tangis bahagia saat mendengar suara mereka saja cukup menepis rindu. Maklum saja, tangisku tak pernah tahu malu.

Mungkin ruangan ini akan penuh doa. Doa yang terpanjat memohon segala yang terbaik bagi kedua orangtuaku. Doa yang terlafal memohon kemudahan dalam studiku. Doa-doa tengah malam yang siangnya kurangkai lebih dahulu agar terdengar indah di hadapan Allah. Allah Mahaindah, bukan? Tentu saja.

Mungkin ruangan ini akan penuh peluh. Sehingga nantinya, ruangan bercat hijau inilah yang akan menjadi saksi, bahwa di sini aku pun berjuang membayar tetes peluh kedua orangtuaku dengan suksesku kelak. Aamiin.

Bogor, September 2014

my room 

#salamselfie :p



Asri Ayu Nuryani ©. Powered by Blogger.

Semesta Kata . 2017 Copyright. All rights reserved. Blog Templates Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates