Semesta Kata. A blog by Asri Ayu Nuryani.

Wednesday, June 26, 2013

Jangan Malu Mengucapkan Ini



Kapan terakhir kali kamu berkata “maaf”, “terima kasih”, atau “selamat ulang tahun”  kepada ibumu? Kemarin, seminggu yang lalu, sebulan yang lalu, atau.... belum pernah? Ya, mungkin ada yang belum pernah sama sekali. Beberapa orang yang sulit mengucapakan kata-kata tersebut mungkin mempunyai sebuah alasan; malu.

Mengapa harus malu? Malu memang sebagian dari iman. Tapi bukan untuk yang seperti ini, menurut saya. Apa yang kamu tunggu? Menunggu Tuhan memanggil? Lalu baru membuang malu dan meminta maaf habis-habisan. Terlambat. Jangan terlalu sibuk tumbuh dewasa, sehingga lupa bahwa orang tuamu juga kian menua. Sementara, panggilan Tuhan tak ada yang tahu. Membayangkannya saja saya tak sanggup.

Tuesday, June 25, 2013

Berhenti Saja


Empat hari berlalu. Tak ada satu pun pesanmu yang masuk ke ponselku. Kau diculik oleh waktu ke mana? Entah. Tak ada sedikit pun keberanian untuk menghubungimu. Bohong bila aku tak merindukannmu. Biar saja. Kutabung kerinduanku untuk pertemuan kita kelak. Walaupun aku tak tahu kapan kita akan bertemu. Pertemuan kita, tak ada tegur-sapa yang selalu kuharapkan. Pun senyum manis yang kurindukan. Ah, aku terlalu kuyu untuk memulai. Dan kau, terlalu tak acuh untuk melakukannya.

Mengapa semua orang mengkhawatirkan hubungan kita? Bahkan tak ada hubungan apa pun di antara kita. Selain teman lama yang kembali menjalin komunikasi. Setidaknya setelah kau mulai menghubungiku lagi. Itu saja. Mereka bilang, kau menaruh hati padaku. Dan setelah hal ini, mereka berkata bahwa mereka mengkhawatirkan kita. Takut kau akan melakukan hal yang sama seperti yang sudah-sudah.