Semesta Kata. A blog by Asri Ayu Nuryani.

Friday, May 03, 2013

Aku sangat kerepotan membereskan hatiku. Sampai suatu ketika kaudatang. 

“Untuk apa kaudatang?” tanyaku. 

“Aku tak tahu.” jawabmu. 

“Untuk membantuku menata ulang hatiku?” tanyaku lagi. Kau diam. “Atau hanya ingin menambah kekacauan yang menyedihkan ini?” Kau masih diam. 



“Pertama aku mengenalmu, aku memegang tangan rapuhmu yang lembut. Kau terjatuh kala itu. Berdarah. Aku tak tahu apa yang membuatmu terjatuh. Apapun itu, aku ingin menyembuhkanmu sebisaku. Sial, merawat lukamu membuatku terjatuh juga. Ya, aku terjatuh, di tepi hatimu. Belum ke dasar memang. Perlahan lukamu mengering. Seseorang menjemputmu. Bahasa tubuhnya berkata bahwa ia merindukanmu. Jadi kubiarkan kaupergi. Namanya juga jatuh, pasti sakit. Begitu juga denganku. Aku sakit, tepat setelah kaupergi. Dan yang membuatku semakin sakit, saat aku tahu bahwa orang yang menjemputmu adalah orang yang membuatmu terjatuh dulu. Andai aku tahu hal itu lebih dulu, aku tak akan membiarkanmu kembali padanya. Dia bukan yang terbaik untukmu.” 

Peryataanmu menamparku dengan keras. Perih sekali rasanya. 

“Dan sekarang aku melihatmu berlagak sibuk. Kau sedang apa? Apa yang kaututupi? Kau berdarah lagi. Karena orang itu lagi?” Nada bicaramu meninggi. Aku takut. Tapi aku tahu kaupeduli. 

“Ah, tidak.” sangkalku. Maaf, aku berbohong. Ya, karena dia. “Itu saja yang ingin kaukatakan? Untuk apa kau ke sini?” 

“Aku tidak tahu.” jawabmu. Kemudian hening. Kau bergeming. Diam di tempatmu, ah maksudku tempatku—rumahku, seakan ini adalah rumahmu sendiri. Apa kau merasa nyaman? Sepertinya jiwa lelahku ingin direngkuh olehmu. Sepertinya lukaku ingin dirawat olehmu, persis seperti dulu. 

“Maukah kaumerawat lukaku lagi?” Entah setan apa yang membuatku menanyakan hal bodoh semacam itu. Dan kini, diammu berhasil memukulku dengan telak. Sakitnya memang tak seberapa. Aku malu. 

“Kita lihat nanti, sanggupkah aku, kau dan waktu menjawab pertanyaanmu.” katamu pada akhirnya.

Asri Ayu Nuryani ©. Powered by Blogger.

Semesta Kata . 2017 Copyright. All rights reserved. Blog Templates Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates