Blogger Widgets
Semesta Kata. A blog by Asri Ayu Nuryani

Tuesday, October 02, 2012

Survive or Surrender?


Kehidupan tidak selamanya berjalan mulus. Karena kehidupan ibarat kita sedang berjalan. Jalan yang kita lewati tak selamanya beraspal. Kadang berbatu kerikil tajam, menanjak, menurun, bahkan berkelok. Tak jarang kita dihadang badai di tengah perjalanan. Hanya ada dua pilihan, bertahan dan menyerah. Kalau ada pepatah mengatakan, badai pasti berlalu, maka bertahanlah. Kecuali apabila kita merasa tak perlu melanjutkan semua, cukup sampai disini dengan luka. Kita berhenti. Menyerah. Maka kita termasuk orang yang putus asa. Allah membenci orang yang berputus asa. 


Dalam bertahan, dibutuhkan perjuangan luar biasa. Sebagian orang bertahan dengan cara yang baik, yaitu dengan ikhlas, lapang dada disertai ikhtiar. Tapi mungkin ada sebagian lagi yang tanpa sadar selalu mengeluh. Ya mengeluh. Bahkan untuk hal-hal kecil yang tak seharusnya dikeluhkan. "Duh, panas banget sih elah." "Ish gara-gara hujan kan gue nggak jadi main." Karena sesungguhnya itu adalah nikmat. Nikmat yang harus disyukuri, bukan dikeluhkan. Untuk itu, jadilah hamba Allah yang selalu bersyukur.

Setiap perjalanan pasti mempunyai arah dan tujuan baik, positif dan bermanfaat. Kecuali bagi mereka yang sengaja menjerumuskan dirinya ke jalan yang salah, dan enggan untuk memutar arah kembali ke jalan yang seharusnya. Aku selalu berdoa, agar minta diingatkan oleh Allah apabila aku mulai salah arah. Saat aku masih di jalan yang benar, jalan yang diridhoi Allah, aku percaya akan menemukan kebahagiaan, mungkin tidak di awal, pasti di akhir. :)


Asri Ayu Nuryani, I will survive!

No comments:

Post a Comment